Ngerjo (28/7) — Tata kelola administrasi pemerintahan desa yang tertib, akuntabel, dan berbasis digital merupakan kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. Menjawab kebutuhan digitalisasi dan penataan arsip di tingkat tapak, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro secara aktif terjun langsung mendampingi perangkat Desa Ngerjo dalam pembukuan administrasi pembayaran Air PAM Desa dan penginputan data perpajakan desa ke sistem nasional Pemerintah Pusat.
Latar Belakang: Mewujudkan Digitalisasi & Akuntabilitas Administrasi di Tingkat Desa
Desa Ngerjo yang terletak di Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, saat ini terus berbenah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Salah satu unit layanan vital yang dikelola langsung oleh desa adalah sistem pendistribusian air bersih atau Air PAM Desa, yang menjadi tumpuan kebutuhan harian puluhan kepala keluarga di berbagai dusun. Namun, dalam pelaksanaannya, pencatatan debit, rekapitulasi iuran bulanan, serta tunggakan pelanggan masih sering dilakukan secara manual pada buku kas konvensional, sehingga berisiko menimbulkan selisih data, rekapitulasi yang memakan waktu lama, serta potensi kehilangan rekam transaksi.
Di sisi lain, kewajiban pelaporan dan input Pajak Desa (seperti PPN/PPh atas belanja barang dan jasa proyek APBDes) ke portal sistem perpajakan terpadu milik Pemerintah Pusat menuntut ketelitian tinggi dan pemahaman regulasi terkini. Perangkat desa kerap menghadapi kendala teknis dalam proses validasi berkas, penyesuaian kode billing, serta penyesuaian format laporan keuangan berbasis aplikasi digital pusat. Keterbatasan waktu dan beban kerja administratif harian membuat proses digitalisasi pajak ini memerlukan pendampingan teknis secara intensif.
Melihat urgensi tersebut, Raditya Wahyu bersama tim KKN Universitas Diponegoro berinisiatif mengambil peran aktif dalam program pendampingan administrasi sosial kemasyarakatan. Program ini bertujuan untuk mentransformasi sistem rekapitulasi manual menjadi basis data digital yang terstruktur, rapi, dan transparan, sekaligus memastikan kewajiban perpajakan Desa Ngerjo kepada Pemerintah Pusat terintegrasi secara tepat waktu dan akurat.
Dampak Positif dan Transformasi Pelayanan Publik Desa Ngerjo
Pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNDIP memberikan dampak instan yang nyata bagi kelancaran operasional Kantor Desa Ngerjo. Dengan hadirnya sistem pembukuan Air PAM Desa yang terdigitalisasi, pengelola maupun pengurus PAM kini dapat memantau status pembayaran warga secara real-time, mendeteksi tunggakan iuran dengan presisi, serta menyajikan laporan keuangan bulanan secara transparan kepada masyarakat.
Sementara itu, di bidang perpajakan desa, proses input pajak yang sukses dilakukan secara akurat memastikan Desa Ngerjo terhindar dari kendala sanksi administratif perpajakan. Hal ini juga mendukung terwujudnya transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang bersih dan terintegrasi dengan kementerian terkait.
Penulis: Raditya Wahyu Cezario (24020223140099 - Bioteknologi)
Editor: Althaf Gauhar Auliawan, S.Hum., M.Si.
Share :